PERAMALAN TUNGGAKAN TAGIHAN PELANGGAN MENGGUNAKAN MODEL AUTOREGRESSIVE FRACTIONALLY INTEGRATED MOVING AVERAGE (ARFIMA)

  • Fitri T
  • Darmawan G
  • Winarni S
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
22Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kenaikan jumlah pelanggan pada perusahaan X mengakibatkan kenaikan yang sama pada besar tunggakan tagihan pelanggan. Data tunggakan tersebut cenderung memiliki pola tren naik dan memiliki fluktiasi yang besar, akibatnya perusahaan memerlukan adanya peramalan guna perencanaan dan acuan dalam pengambilan keputusan serta evaluasi kebijakan yang tepat untuk mencegah peningkatan jumlah tunggakan tagihan di masa mendatang dan mengurangi risiko kerugian. Metode peramalan yang akan digunakan pada penelitian ini adalah Autoregressive Fractionally Integrated Moving Average (ARFIMA). Metode ARFIMA dipilih karena data memiliki sifat long memory, dilihat dari lag pada plot ACF data yang menurun secara hiperbolik menuju nilai nol. Artinya observasi yang terpisah jauh masih memiliki perilaku berkelanjutan atau ketergantungan yang kuat. Ciri lain dari metode ARFIMA adalah nilai differencing-nya. Berbeda dengan metode ARIMA yang memiliki parameter d berupa bilangan asli, metode ARFIMA memiliki parameter d berupa bilangan pecahan. Pada penelitian digunakan differencing sebesar 0,697 dengan model ARFIMA (1, d, 0) untuk melakukan peramalan 6 periode kedepan. Diperoleh nilai MAPE untuk peramalan tersebut sebesar 9,28%.

Cite

CITATION STYLE

APA

Fitri, T. W., Darmawan, G., Winarni, S., Hidayat, Y., & Pontoh, R. S. (2023). PERAMALAN TUNGGAKAN TAGIHAN PELANGGAN MENGGUNAKAN MODEL AUTOREGRESSIVE FRACTIONALLY INTEGRATED MOVING AVERAGE (ARFIMA). MARAS: Jurnal Penelitian Multidisiplin, 1(3), 614–625. https://doi.org/10.60126/maras.v1i3.108

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free