Studi Literatur: Intensi Mengurangi Food Waste Behavior Ditinjau dari Theory of Planned Behavior

  • Anggraini A
N/ACitations
Citations of this article
43Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Sampah makanan (food waste) merupakan masalah global yang saat ini mendapat perhatian khusus, termasuk dalam diskusi mengenai Sustainable Development Goals 2030. Dalam sepanjang proses rantai makanan, tahap konsumsi oleh konsumen merupakan penyumbang terbesar bagi timbulnya sampah makanan, yaitu sekitar 35%. Timbulan sampah makanan seringkali terjadi akibat perilaku membuang makanan (food waste behavior) . Di kalangan konsumen, perilaku food waste dapat terjadi karena berbagai faktor, seperti kebiasaan membeli makanan dalam jumlah yang berlebihan, kurangnya kesadaran terkait pentingnya menjaga lingkungan, kurangnya pengetahuan tentang cara mengolah dan menyimpan makanan dengan baik, hingga faktor ekonomi. Perilaku membuang makanan dapat berdampak negatif, baik pada lingkungan maupun perekonomian. Salah satu pendekatan yang dapat digunakan untuk memahami fenomena perilaku limbah makanan adalah Theory of Planned Behavior, khususnya dalam konteks intensitas mengurangi perilaku limbah makanan pada konsumen. Melalui studi literatur ini, penulis berencana untuk menelaah secara intensif mengurangi perilaku sampah makanan berdasarkan prediktor dari Theory of Planned Behavior.

Cite

CITATION STYLE

APA

Anggraini, A. (2024). Studi Literatur: Intensi Mengurangi Food Waste Behavior Ditinjau dari Theory of Planned Behavior. Buletin Riset Psikologi Dan Kesehatan Mental (BRPKM), 4(2), 112–123. https://doi.org/10.20473/brpkm.v4i2.65094

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free