Abstract
Desa Tanah Bawah memiliki potensi lahan dengan ketersediaan sumber air yang melimpah. Selain dapat dimanfaatkan untuk pemenuhan kebutuhan air baku konsumsi, mandi dan cuci, potensi lahan perairan dapat dioptimalkan untuk pengembangan budidaya perikanan. Budidaya polikultur diharapkan dapat memberdayakan masyarakat serta menjadikan Desa Tanah Bawah berpotensi menjadi desa mandiri pangan dari produksi padi sawah dan hasil perkebunan yang melimpah serta perikanan budidaya. Teknologi budidaya polikultur dinilai ramah lingkungan karena didesain untuk meminimalisir limbah buangan sisa pakan yang tidak termanfaatkan. Daya dukung lingkungan perairan bisa tetap dipertahankan. Selain itu secara hitungan ekonomi, pilihan teknologi budidaya polikultur dengan sistem KJA dinilai sangat menguntungkan karena hasil panen yang lebih tinggi dibandingkan dengan sistem monokultur. Hasil panen ikan yang berlipat dari dua komoditas yang dibudidayakan (ikan nila dan ikan mas), otomatis akan mendatangkan keuntungan yang berlipat juga walaupun dengan input biaya produksi yang sama, karena efisiensi dan pemanfaatan pakan yang optimal. Pelaksanaan IbM ini diharapkan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat secara signifikan dan dapat berkelanjutan.
Cite
CITATION STYLE
Muslih, K., & Syarif, A. F. (2018). PEMANFAATAN PERAIRAN SUNGAI TANAH BAWAH MELALUI TEKNOLOGI BUDIDAYA POLIKULTUR BERWAWASAN LINGKUNGAN. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung, 3(2). https://doi.org/10.33019/jpu.v3i2.155
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.