Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Majelis Perbendaharaan Gereja dengan Metode Fuzzy Logic Modell Mamdani (Studi kasus di gereja HKBP Semarang Barat)

  • Theo Markus Lumbantobing
N/ACitations
Citations of this article
6Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Majelis Perbendaharaan merupakan elemen terpenting di gereja HKBP karena majelis pengatur semua harta dan keuangan gereja, begitupun jadwal dan pra jadwal yang akan dilaksanakan, oleh sebab itu pemilihannya pada penelitian ini dibantu dengan sistem pendukukung kepurusan yang menggunakan metode fuzzy logic dengan model mamdani. Dalam hal ini ada 4 variabel yang menjadi Kriteria yaitu: Kerajinan, Pelayanan, Perilaku, dan Pengetahuan, dan adapun variabel himpunan fuzzy untuk perhitungan adalah: Kurang, Cukup, dan Baik, output dari perhitungan ini ialah Performa ahir, dan sistem ini dibuat menggunakan website dengan bahasa pemrograman PHP.

Cite

CITATION STYLE

APA

Theo Markus Lumbantobing. (2021). Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Majelis Perbendaharaan Gereja dengan Metode Fuzzy Logic Modell Mamdani (Studi kasus di gereja HKBP Semarang Barat). Informatika: Jurnal Teknik Informatika Dan Multimedia, 1(1), 26–39. https://doi.org/10.51903/informatika.v1i1.19

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free