Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan model evaluasi otentik dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) sebagai upaya penguatan karakter siswa di era digital. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi di MI Al Huda Muara Jawa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa evaluasi otentik dalam pembelajaran PAI mencakup penilaian berbasis proyek, jurnal harian ibadah, dan observasi perilaku keagamaan siswa di lingkungan sekolah. Evaluasi ini tidak hanya menilai aspek kognitif, tetapi juga sikap dan praktik spiritual siswa. Di era digital, guru memanfaatkan media digital seperti google form dan aplikasi portofolio untuk mendukung pelaksanaan evaluasi. Temuan menunjukkan bahwa model ini berkontribusi signifikan dalam membentuk karakter religius, tanggung jawab, dan kejujuran siswa. Kendala utama yang ditemukan adalah kurangnya pelatihan guru dalam desain evaluasi otentik serta keterbatasan sarana digital. Penelitian ini merekomendasikan pelatihan berkelanjutan dan penguatan ekosistem digital sekolah dalam rangka optimalisasi evaluasi otentik berbasis karakter.
Cite
CITATION STYLE
Karulita, S., & Sugeng, S. (2025). Model Evaluasi Otentik dalam Pembelajaran PAI untuk Penguatan Karakter Siswa di Era Digital. EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT, 5(3), 759–768. https://doi.org/10.56832/edu.v5i3.2123
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.