Pemanfaatan Ampas Kopi Sebagai Nilai Tambah UMKM Prilian Kulawi di Kabupaten Sigi Melalui Pendekatan Lean Canvas

  • Indriani
  • Aminullah
N/ACitations
Citations of this article
18Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Perkebunan kopi robusta di Sulawesi Tengah menghasilkan 7.674 ton kopi per tahun, dengan 1.116,2 ton ampas kopi di Kabupaten Sigi. Ampas kopi yang sulit terdegradasi dan mengandung senyawa beracun, namun dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik cair (POC) yang berguna untuk mengurangi limbah dan menyuburkan tanah. Kajian ini bertujuan untuk mempelajari potensi pemanfaatan limbah ampas kopi menjadi pupuk organik dan memberikan rekomendasi untuk peningkatan kompetensi UMKM dengan menggunakan pendekatan lean canvas. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dan kajian literatur. Hasil implementasi Lean Canvas menunjukkan bahwa segmentasi pelanggan, validasi produk 1, dan validasi produk 2 efektif dalam menyempurnakan rancangan. Data dari wawancara mengonfirmasi bahwa konsep bisnis pemanfaatan limbah ampas kopi menjadi pupuk organik cair memiliki potensi pasar yang baik dan dapat diterima. Selain mengatasi masalah limbah, solusi ini juga menawarkan manfaat lingkungan dan pertanian yang signifikan. Rekomendasi kajian ini yaitu pemanfaatan limbah ampas kopi perlu diedukasikan kepada early adopter dan masyarakat. Inovasi produk turunan berupa pupuk organik cair ampas kopi berpotensi menciptakan sistem ekonomi sirkular yang menguntungkan semua pihak dan mengurangi dampak lingkungan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Indriani, & Aminullah. (2024). Pemanfaatan Ampas Kopi Sebagai Nilai Tambah UMKM Prilian Kulawi di Kabupaten Sigi Melalui Pendekatan Lean Canvas. Karimah Tauhid, 3(11), 13001–13012. https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v3i11.15514

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free