Gambaran Tingkat Kecemasan terjadinya Kehamilan yang Tidak Diinginkan/KTD pada Pasangan Usia Subur Unmeet

  • Permatasari R
  • Isro'aini A
N/ACitations
Citations of this article
26Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penyebab terjadinya ledakan penduduk, unwanted prengnancies (kehamilan  yang  tidak  diinginkan) pada wanita usia subur salah satunya yaitu pasangan usia subur yang unmet need, dimana pasangan usia subur dan aktif secara seksual namun tidak menggunakan metode kontrasepsi,  sedangkan  mereka  menyatakan  tidak  ingin  punya  anak  lagi  atau  ingin  menunda  anak berikutnya  sehingga ini  dapat menjadi  salah  satu  yang memicu  terjadinya  aborsi  tidak  aman serta terjadinya  gangguan  fisik  akibat  tindakan  abortus  yang  tidak  aman. Penelitian  deskriptif  dengan pendekatan  observasional  ini  bertujuan  untuk mengetahui  gambaran  tingkat kecemasan  terjadinya kehamilan tidak diinginkan terhadap pasangan usia  subur yang unmet need di PMB Ratna Kandangan Kediri Tahun  2023. Populasi  penelitian  ini  adalah  PUS yang  tidak  menggunakan metode  KB  tetapi  tidak  ingin  memiliki  anak  dan  sampelnya  berjumlah  30  PUS yang  diambil menggunakan  teknik accidental  sampling.  Hasil  penelitian  menunjukkan sebagian  besar  responden PUS unmet need  dengan usia >35 tahun (53,3%), tidak ingin menggunakan alat kontrasepsi karena tidak ada dukungan suami (33,3%) dan sebagian besar  PUS  mengalami  tingkat  kecemasan  tentang  kehamilan  yang  tidak  diinginkan  dengan  kategori sedang sebanyak 11 responden (36.6%), oleh karena itu perlu untuk dilakukan penelitian lebih lanjut terkait penyebab tingginya umneet need dari segi kebijakan yang diambil oleh Pemerintah yang terintegrasi dengan program KB yang sudah berjalan dan adanya peningkatan kesadaran masayarakat untuk ber KB.

Cite

CITATION STYLE

APA

Permatasari, R. D., & Isro’aini, A. (2024). Gambaran Tingkat Kecemasan terjadinya Kehamilan yang Tidak Diinginkan/KTD pada Pasangan Usia Subur Unmeet. Jurnal Kebidanan, 14(1), 73–81. https://doi.org/10.35874/jib.v14i1.1353

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free