KAJIAN MUTU DAN KARAKTERISTIK MINYAK SAWIT INDONESIA SERTA PRODUK FRAKSINASINYA

  • Hasibuan H
N/ACitations
Citations of this article
29Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Telah dilakukan kajian mutu dan karakteristik fisiko kimia minyak sawit Indonesia dan produk fraksinasinya. Penentuan mutu dan karakteristik sangat perlu dilakukan untuk menentukan kualitas, keotentikan dan karakter dari masing-masing fraksi. Hasil uji mutu pada sebagian CPO Indonesia memiliki kadar asam lemak bebas, karoten dan deterioration of bleachability index (DOBI) masing-masing belum memenuhi standar SNI 01-2901- 2006, Codex dan PORAM. Sedangkan mutu RBDPOlein telah memenuhi SNI 01-0018-2006. Berdasarkan komposisi asam lemak, olein super mengandung asam oleat tinggi (42,61-46,03%) sedangkan RBDPStearin memiliki asam palmitat tinggi (57,30-66,07%). Bilangan iod olein super merupakan yang tertinggi karena mengandung asam lemak tidak jenuh tinggi dan menyebabkan titik kabut rendah (4,0-7,0oC). Titik leleh RBDPStearin merupakan yang tertinggi (48,8-57,6oC) dan olein super yang terendah (9,4-16,6oC). Bilangan penyabunan dan kandungan lemak padat pada RBDPStearin juga merupakan yang tertinggi dibandingkan fraksi lain. Dari sifat fisiko kimia tersebut menunjukkan bahwa minyak yang mengandung asam lemak tidak jenuh tinggi memiliki titik leleh, bilangan penyabunan, densitas, viskositas dan kandungan lemak padat yang rendah serta bilangan iod tinggi dan sebaliknya. Data karakteristik produk turunan minyak sawit tersebut dapat dijadikan acuan dalam pengembangan standar nasional maupun internasional.

Cite

CITATION STYLE

APA

Hasibuan, H. A. (2012). KAJIAN MUTU DAN KARAKTERISTIK MINYAK SAWIT INDONESIA SERTA PRODUK FRAKSINASINYA. Jurnal Standardisasi, 14(1), 13. https://doi.org/10.31153/js.v14i1.51

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free