KERAGAMAN ADOPSI PERTANIAN BERKELANJUTAN UNTUK MITIGASI PERUBAHAN IKLIM DI DESA MOLINTOGUPO DAN DESA PANCURAN, PROVINSI GORONTALO

  • Lakatara C
  • Sirajuddin Z
  • Arsyad K
N/ACitations
Citations of this article
53Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Tingkat pengetahuan petani khususnya petani jagung dalam keragaman adopsi pertanian berkelanjutan untuk mitigasi perubahan iklim masih tergolong sangat rendah. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi tingkat pemahaman  pertanian berkelanjutan yang direkomendasikan dalam penyuluhan kepada petani jagung, dan mengidentifikasi karakteristik petani jagung yang relevan terhadap adopsi petani jagung terhadap pertanian berkelanjutan. Total responden berjumlah sebanyak 60 petani jagung yang ada di Desa Molintogupo dan Desa Pancuran, Kecamatan Suwawa diwawancara melalui pembagian kuesioner yang terkait pengetahuan pertanian berkelanjutan. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis deskriptif yang dilakukan untuk menentukan seberapa paham praktek pertanian berkelanjutan oleh petani jagung yang ada pada dua Desa. Uji statistik digunakan untuk mengetahui perbandingan tingkat pengetahuan petani jagung terhadap perbandingan antara dua desa yang  menunjukan perbandingan dua desa bersignifikan dengan  tingkat pemahaman yang kuat terhadap pentingnya pengurangan pembakaran limbah jagung.

Cite

CITATION STYLE

APA

Lakatara, C., Sirajuddin, Z., & Arsyad, K. (2024). KERAGAMAN ADOPSI PERTANIAN BERKELANJUTAN UNTUK MITIGASI PERUBAHAN IKLIM DI DESA MOLINTOGUPO DAN DESA PANCURAN, PROVINSI GORONTALO. VIABEL: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Pertanian, 18(1), 1–12. https://doi.org/10.35457/viabel.v18i1.3259

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free