Diferensiasi Sumber Pencemar Sungai Menggunakan Pendekatan Metode Indeks Pencemaran (IP) (Studi Kasus: Hulu DAS Citarum)

  • Marganingrum D
  • Roosmini D
  • Pradono P
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
220Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Hingga saat ini pencemaran air masih menjadi persoalan krusial di berbagai negara, khususnya di negara-negara berkembang termasuk Indonesia. Evaluasi tingkat pencemaran air secara berkala merupakan salah satu bentuk upaya dalam sistem pengelolaan sumberdaya air. Metode Indeks Pencemaran (IP) merupakan salah satu metode analisis kualitas air yang diaplikasikan di Indonesia. Metode ini merupakan perhitungan relatif antara hasil pengamatan terhadap baku mutu yang berlaku. Sebagai metode indeks komposit, IP terdiri atas indeks rata-rata dan indeks maksimum. Indeks maksimum dapat memberikan indikator unsur kontaminan utama penyebab penurunan kualitas air. Unsur utama dapat dihubungkan dengan sumber pencemar, apakah dari domestik maupun __________________________________ Naskah masuk : 11 September 2012 Naskah selesai revisi : 6 Mei 2013 Naskah diterima : 20 Mei 2013 __________________________________ Dyah Marganingrum Pusat Penelitian Geoteknologi LIPI Komplek LIPI, Jl. Sangkuriang, Bandung 40135 E-mail :dmarganingrum@yahoo.com Dwina Roosmini Program studi Teknik Lingkungan-ITB Jl. Ganesha 10, Bandung 40135 E-mail :dwinaroosmini@yahoo.com Pradono SAPPK-ITB Jl. Ganesha 10, Bandung 40135 E-mail :pradono@pl.itb.ac.id Arwin Sabar Guru Besar Pengelolaan Sumberdaya Air Jl. Ganesha 10, Bandung 40135 E-mail :arwinsabar@yahoo.com ©2013 Pusat Penelitian Geoteknologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia non domestik (industri). Studi kasus dilakukan di hulu DAS Citarum (segmen Wangisagara- Nanjung) menggunakan data historikal tahun 2002 s.d. 2010. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa fecal coliform, sulfida, dan fenol merupakan tiga unsur utama penurunan kualitas Sungai Citarum. Fecal coliform adalah parameter tipikal dalam limbah domestik. Fenol adalah parameter tipikal dalam limbah industri. Sedangkan sulfida bisa berasal dari domestik maupun industri. Hasil penelitian menunjukkan telah terjadi diferensiasi polutan dari sumber domestik saja menjadi domestik dan non domestik

Cite

CITATION STYLE

APA

Marganingrum, D., Roosmini, D., Pradono, P., & Sabar, A. (2013). Diferensiasi Sumber Pencemar Sungai Menggunakan Pendekatan Metode Indeks Pencemaran (IP) (Studi Kasus: Hulu DAS Citarum). Jurnal RISET Geologi Dan Pertambangan, 23(1), 41. https://doi.org/10.14203/risetgeotam2013.v23.68

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free