Strategi Mengatasi Tantangan Implementasi Kurikulum Merdeka di SDN Pengambangan 9: Perspektif Kesenjangan Siswa, Fasilitas Teknologi, dan Pendanaan Kegiatan

  • Nabila A
  • Habibah N
  • Humaira N
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
22Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kurikulum Merdeka hadir untuk membekali siswa dengan keterampilan abad ke-21, namun penerapannya di SDN Pengambangan 9 menghadapi kendala partisipasi siswa, fasilitas teknologi, dan pendanaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi dalam mengatasi tantangan implementasi Kurikulum Merdeka di SDN Pengambangan 9, terutama terkait kesenjangan partisipasi siswa, keterbatasan fasilitas teknologi, dan pendanaan kegiatan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan wawancara mendalam terhadap kepala sekolah dan guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterbatasan fasilitas teknologi, kesenjangan keterlibatan siswa, serta kurangnya pendanaan untuk kegiatan P5 menjadi kendala utama dalam penerapan kurikulum ini. Strategi yang diusulkan meliputi pembelajaran diferensiasi, pemanfaatan teknologi secara maksimal, optimalisasi dana BOS, serta kerja sama dengan pihak eksternal. Kesimpulannya, penerapan strategi yang tepat dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran dan mendukung keberhasilan Kurikulum Merdeka di sekolah dasar.

Cite

CITATION STYLE

APA

Nabila, A., Habibah, N., Humaira, N. N., Mutmainah, S., & Pratiwi, D. A. (2025). Strategi Mengatasi Tantangan Implementasi Kurikulum Merdeka di SDN Pengambangan 9: Perspektif Kesenjangan Siswa, Fasilitas Teknologi, dan Pendanaan Kegiatan. MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, 3(2), 542–550. https://doi.org/10.60126/maras.v3i2.898

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free