Abstract
Makroalga menjadi dasar dari rantai makanan akuatik, berkontribusi signifikan terhadap produktivitas primer di perairan pesisir, menjadi indikator kesehatan ekosistem perairan dan dapat dimanfaatkan sebagai bahan pangan, obat-obatan tradisional, dan bahan baku industri. Penelitian ini bertujuan menganalisis kepadatan, biomassa, indeks ekologi dan kandungan vitamin C. Sampel makroalga dikumpulkan menggunakan metode line transect kuadrat. Makroalga yang terdapat di Pulau Rumadan diperoleh sebanyak 35 spesies yang digolongkan ke dalam 3 devisi, 3 kelas, 10 ordo, 18 famili dan 20 genus. Kelompok alga hijau (Cholorophyta) sebanyak 12 spesies, kelompok alga cokelat (Ochrophyta) sebanyak 7 spesies dan kelompok alga merah (Rhodophyta) sebanyak 16 spesies. Parameter lingkungan di Pulau Rumadan dapat ditolerir bagi kelangsungan hidup makroalga. Kepadatan tertinggi dari spesies Ulva lactuca sebesar 9,3 ind/m2 dan terendah spesies Halimeda micronesica sebesar 0,9 ind/m2. Biomassa tertinggi dari spesies Galaxaura fastigiata (73,3 gr/m2), Ulva lactuca (68 gr/m2) dan terendah Chaetomorpa crassa (1,8 gr/m2). Indeks keanekaragaman sebesar 2,87 dikategorikan sedang, indeks keseragaman sebesar 0,807 dikategorikan tinggi dan dominansi sebesar 0,097 dikategorikan rendah/stabil. Kandungan vitamin C pada beberapa spesies makroalga di Pulau Rumadan tergolong cukup tinggi dengan kisaran sebesar 1,232-5,280 mg/g.
Cite
CITATION STYLE
Silaban, R., Josephs Souisa, F. N., Dobo, J., Watubun, S., Sudirjo, F., & Thedora Silubun, D. (2024). Keanekaragaman dan Pemanfaatan Makroalga di Perairan Pulau Rumadan Dullah Utara Kota Tual. Rekayasa, 17(3), 387–398. https://doi.org/10.21107/rekayasa.v17i3.27255
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.