Aktivitas Antibakteri Fraksi Serbuk Kayu Eboni (Diospyros celebica Bakh.) terhadap Escherichia coli dan Staphylococcus aureus

  • Nugrahani A
  • Maulida M
  • Khumaidi A
N/ACitations
Citations of this article
59Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Eboni (Diospyros celebica Bakh.) merupakan salah satu pohon khas daerah Sulawesi. Serbuk kayu sebagai hasil sampingan dari pengolahan kayu ini belum dimanfaatkan secara maksimal. Hasil penelitian pendahuluan menyatakan bahwa ekstrak etanol serbuk kayu eboni memiliki aktivitas antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pemisahan senyawa antibakteri yang terdapat di dalamnya dengan metode fraksinasi cair-cair menggunakan pelarut n-heksan, etil asetat, n-butanol, dan air, serta pengujian aktivitas antibakteri dari fraksi-fraksi tersebut dengan metode disk diffusion dan KLT bioautografi. Identifikasi golongan senyawa dari fraksi aktif menggunakan pereaksi kromogenik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fraksi n-heksan memiliki diameter hambat tertinggi terhadap Escherichia coli yakni sebesar 12,53 mm dengan golongan senyawa yang memiliki aktivitas penghambatan adalah steroid dan fraksi etil asetat memiliki diameter hambatan tertinggi terhadap Staphylococcus aureus yakni sebesar 14,77 mm dengan golongan senyawa yang memberikan zona hambat yaitu terpenoid, fenolik, steroid.

Cite

CITATION STYLE

APA

Nugrahani, A. W., Maulida, M. F., & Khumaidi, A. (2020). Aktivitas Antibakteri Fraksi Serbuk Kayu Eboni (Diospyros celebica Bakh.) terhadap Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Jurnal Sains Farmasi & Klinis, 7(3), 194. https://doi.org/10.25077/jsfk.7.3.194-201.2020

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free