Hubungan antara Regulasi Emosi dengan Stres Kerja pada Karyawan PT. Dunlopillo Indonesia

  • Nabila Jansa S
  • Sulistiasih S
  • Widyastuti M
N/ACitations
Citations of this article
45Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kemampuan karyawan dalam meregulasi emosi dapat berpengaruh terhadap penurunan dampak stres yang dialami oleh karyawan akibat dari stres kerja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuantitatif dengan analisis korelasi product moment pearson. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara regulasi emosi dengan stres kerja pada karyawan PT. Dunlopillo Indonesia. Responden dalam penelitian ini berjumlah 100 orang karyawan. Hasil ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan dan linear antara regulasi emosi dengan stres kerja dengan hasil signifikansi 0,000 yang berarti p<0,05. Selain itu, penelitian ini juga membuktikan bahwa semakin tinggi stres kerja maka semakin rendah regulasi emosi yang dimiliki oleh karyawan, sebaliknya semakin rendah stres kerja maka regulasi emosi yang dimiliki karyawan semakin tinggi. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, rekomendasi yang diberikan yaitu penting bagi perusahaan berperan dalam mendukung kesehatan mental karyawan agar karyawan memiliki kemampuan dalam meregulasi emosi yang baik dan terhindar dari stres kerja.

Cite

CITATION STYLE

APA

Nabila Jansa, S., Sulistiasih, S., & Widyastuti, M. (2024). Hubungan antara Regulasi Emosi dengan Stres Kerja pada Karyawan PT. Dunlopillo Indonesia. Journal on Teacher Education, 5(3), 156–163. https://doi.org/10.31004/jote.v5i3.24516

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free