Longivitas dan Recovery Rate Pasca Thawing Semen Beku Sapi Fresian Holstein Menggunakan Bahan Pengencer yang Berbeda

  • I. A
  • Yusuf T
  • N. G
N/ACitations
Citations of this article
18Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan pengencer semen yang terbaik antara tris raffinosa kuning telur endapan resep dari salah satu Balai Inseminasi Buatan (TS), tris fruktosa kuning telur buatan lokal FKH IPB (TF), dan pengencer paten AndroMed (Minitub Germany) yang menggunakan lesitin dari kacang kedelai (KK) terhadap longivitas dan pemulihan spermatozoa setelahpembelaan(recovdryrate) Semendikoleksidaritigaekorsapi Friesianholstein(FH)jantan sebanyak 18 ejakulat menggunakan vagina buatan. Ejakulat tersebut dievaluasi dan diencerkan dengan pengencer TS, TF, dan KK. Kemudian semen dikemas menggunakan straw minitttb dengan konsentrasi 25.10uper 0,3 ml spermatozoa. Straw diek;:ttllibrasi pada suhu 4oC, kemudian dibekukan dalam uap N, cair selama 15 menit, dan disimpan dalam kontainer nitrogen cair (-196"C). Setelah 24 jam penyimpanan, semen diencerkan pada suhu 37"C selama 30 detik, kemudian diinkubasi dalam water bath (37"C) selama 9 janr untuk mengevaluasi longivitas dan recovery rale (RR). Variabel kualitas yang diamati adalah sperma motil pasca thawing. Longivitas spermatozoa pasca thawing pada bahan pengencer KK (6 jam) sangat berbeda tyata lebih lama dibandingkan kedua pengencer yang lain (P<0,01), sedangkan antara pengencer TF dan TS memiliki longivitas yang tidak berbeda nyata (P>0,05). Recovery rale (RR) spermatozoapadapengencerYtK(69,56%) lebihtinggi daripada pengencer TS (63.48%) dan TF (59,40%). Dari penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa pengencer KK mempunyai longivitas dan RR terbaik dibandingkan pengencer TS dan TF pada semenbeku sapi FH.

Cite

CITATION STYLE

APA

I., A., Yusuf, T. L., & N., G. (2012). Longivitas dan Recovery Rate Pasca Thawing Semen Beku Sapi Fresian Holstein Menggunakan Bahan Pengencer yang Berbeda. Buletin Peternakan, 29(2), 53. https://doi.org/10.21059/buletinpeternak.v29i2.1163

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free