Pengaruh Kemampuan Bahasa Jepang Terhadap Pemilihan Strategi Maaf

  • Yuliani Giri N
N/ACitations
Citations of this article
5Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Artikel ini membahas tentang korelasi antara tingkat kemampuan Bahasa Jepang (Japanese language proficiency) dengan pemilihan bentuk strategi permintaan maaf (apology speech act strategies). Data diambil menggunakan kuisioner yang dibagikan kepada mahasiswa sastra Jepang yang sudah lulus ujian kemampuan Bahasa Jepang N3 dan N4. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif. Variable yang digunakan dalam kuisioner adalah skala kesantunan (politeness scale) Brown&Levinson yang meliputi factor tingkat kesalahan (degree of imposition), tingkat kekuasaan (power) serta jarak social (social distance). Dari kedua kelompok responden sama-sama menggunakan strategi permintaan maaf berupa illocutionary force indicating device /IFID (yang disertai dengan intensifier serta partikel akhir ne), taking on responsibility, explanation/account, dan offer of repair. Perbedaannya adalah hanya kelompok responden dari N3 yang mampu menggunakan strategi promise of forbearance.

Cite

CITATION STYLE

APA

Yuliani Giri, N. L. K. (2018). Pengaruh Kemampuan Bahasa Jepang Terhadap Pemilihan Strategi Maaf. Pustaka : Jurnal Ilmu-Ilmu Budaya, 18(1), 44. https://doi.org/10.24843/pjiib.2018.v18.i01.p07

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free