Alus Enduk dalam Sistem Tutur Masyarakat Sasak

  • Husnan L
N/ACitations
Citations of this article
15Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Stratifikasi bahasa Sasak tidak hanya terdiri atas tingkatan kasar, biase, alus biase, dan alus utame tapi juga alus enduk. Tingkatan terakhir terbilang baru karena penamaan baru diberikan pada tahun 2007 dan belum jelas posisinya dalam tingkata tutur Bahasa Sasak. Untuk itu, tiga desa (Bayan, Gerung, dan Tiwugalih) diambil sebagai sampel mewakili masing-masing variasi dialektal bahasa Alus bahasa Sasak. Tingkatan ini tidak memiliki kosakata sendiri seperti yang lain. Kosakata yang digunakan lebih banyak mengambil dari tingkagtan kasar dan biase dibandingkan dengan dua tingkatan yang lain. Posisi tingkatan ini berada setelah alus utame.

Cite

CITATION STYLE

APA

Husnan, L. E. (2019). Alus Enduk dalam Sistem Tutur Masyarakat Sasak. MABASAN, 5(2), 25–34. https://doi.org/10.26499/mab.v5i2.214

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free