PERAWATAN HOME CARE DENGAN PEMBERIAN MADU UNTUK MENURUNKAN FREKUENSI DIARE PADA ANAK

  • Andayani R
  • Ausrianti R
  • Guslinda G
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
7Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Latar Belakang: Perawat home care sebagai pemberi asuhan keperawatan memiliki peranan penting dalam upaya meningkatkan kesehatan anak yang mengalami diare melalui berbagai intervensi. Berbagai komplikasi masalah kesehatan diare dapat dicegah melalui upaya promotif, preventif tanpa mengabaikan upaya kuratif. Selain itu perawat juga berperan dalam penerapan terapi komplementer keperawatan sebagai terapi pendukung terhadap penurunan angka kejadian diare dan penurunan frekuensi diare pada anak. Salah satu terapi komplementer untuk mengatasi anak mengalami doare yaitu dengan memberikan madu. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan orang tua dalam mengatasi anak diare melalui pelayanan home care. Metode: Metode yang dilakukan pada pengabdian kepada masyarakat ini adalah dengan memberikan transfer ilmu terkait pemberian madu terhadap anak balita yang mengalami diare. Kegiatan dilakukan pada tanggal 13 Juli 2024 di RT 03 Kelurahan Surau Gadang Kecamatan Nanggalo Padang dengan sasaran 12 Ibu yang memiliki anak usia balita. Hasil: Hasil pengabdian kepada masyarakat ini menunjukkan bahwa 80% Ibu mengalami  peningkatan pengetahuan dalam mengatasi anak balita yang mengalami diare. Saran dalam pengabdian masyarakat ini yaitu agar madu dapat dijadikan salah satu intervensi dalam mengatasi diare anak di rumah.

Cite

CITATION STYLE

APA

Andayani, R. P., Ausrianti, R., Guslinda, G., Minropa, A., Wildayani, D., Suherlin, N., … Fitri, Y. (2024). PERAWATAN HOME CARE DENGAN PEMBERIAN MADU UNTUK MENURUNKAN FREKUENSI DIARE PADA ANAK. JURNAL ABDI MERCUSUAR, 4(1), 015–021. https://doi.org/10.36984/jam.v4i1.471

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free