Pemberdayaan Taman Pendidikan Quran (TPQ) Melalui Pembuatan Kurikulum Berdasarkan Metode Multi-Sensori

  • Septania S
  • Khairani K
  • Huwaina M
N/ACitations
Citations of this article
43Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

TPQ sebagai lembaga pembelajaran Al-Quran harus memiliki metode pembelajaran yang terstandar melalui kurikulum sehingga evaluasi pembelajaran dapat dilakukan secara optimal. Masalah saat ini yang dihadapi TPQ Safaril ‘Ulum yaitu belum memiliki kurikulum yang terstandar sehingga proses belajar hanya difokuskan pada aktivitas rutin tanpa metode pembelajaran yang dapat dinilai efektivitasnya. Tujuan kegiatan untuk memberikan pendampingan dalam pembuatan kurikulum berdasarkan metode multi-sensori yang telah terbukti mampu berpengaruh terhadap kemampuan menghafal siswa. Metode pelaksanaan kegiatan terdiri dari  focus group discussion, observasi dan demostrasi hasil atau sosialisasi. Proses kegiatan dibagi menjadi tiga tahapan yaitu tahap persiapan untuk memetaan kondisi awal TPQ, tahap kedua sebagai proses FGD dalam pembuatan kurikulum dan tahap ketiga yaitu sosialisasi kurikulum. Dengan kurikulum berlandaskan metode multi-sensori, tenaga pendidik memiliki panduan sekaligus mampu menerapkan metode pembelajaran yang baru bagi peserta didik. Selain itu, kegiatan ini dapat menghasilkan siswa didik yang tidak hanya cepat dalam proses menghafal Al-Quran, namun menempatkan standar yang sama bagi seluruh siswa didik dengan kurikulum yang terstandar.

Cite

CITATION STYLE

APA

Septania, S., Khairani, K., & Huwaina, M. (2021). Pemberdayaan Taman Pendidikan Quran (TPQ) Melalui Pembuatan Kurikulum Berdasarkan Metode Multi-Sensori. Jurnal Abmas Negeri (JAGRI), 2(2), 61–68. https://doi.org/10.36590/jagri.v2i2.161

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free