Pendampingan Digitalisasi Bank Sampah Istana Sumber Suci di Desa Tambong Kabupaten Banyuwangi

  • Yusuf D
  • Kusuma D
  • Rini E
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
66Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pengelolaan sampah yang tidak benar dapat membahayakan kesehatan dan lingkungan. Desa Tambong memiliki bank sampah untuk mengelola sampah sehingga mempunyai nilai jual. Saldo nasabah bisa digunakan sebagai pembayaran pajak tahunan dan iuran bulanan hipam. Permasalahan yang dialami adalah pencatatan administrasi masih dilakukan dalam sebuah buku (berbasis kertas) sehingga rawan terjadi kehilangan dokumen dan membutuhkan waktu dalam pencarian data. Tim pengabdian Politeknik Negeri Banyuwangi membuat sebuah aplikasi untuk mendukung digitalisasi bank sampah yang ada di Desa Tambong. Aplikasi yang dibangun berbasis web dan android. Tujuannya untuk memudahkan dalam mencatat administrasi yang terintegrasi dengan pembayaran pajak tahunan desa dan iuran bulanan hipam. Aplikasi juga memudahkan nasabah dalam melihat riwayat penyetoran sampah. Berdasarkan hasil kuesioner yang diisi oleh pengurus dan nasabah bank sampah terhadap aspek fungsional, kehandalan, kebergunaan diperoleh rata-rata 89% atau sangat baik.

Cite

CITATION STYLE

APA

Yusuf, D., Kusuma, D. H., Rini, E. M., & Haq, E. S. (2023). Pendampingan Digitalisasi Bank Sampah Istana Sumber Suci di Desa Tambong Kabupaten Banyuwangi. Archive: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2), 129–137. https://doi.org/10.55506/arch.v2i2.54

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free