Pengaruh Penyisihan Penghapusan Aktiva Produktif, Kualitas Piutang, Perencanaan Pajak Terhadap Penghasilan Kena Pajak Pada BPR Di Wilayah Bali dan Nusra

  • Kadek Adi Sumartha I
  • Ruslim H
N/ACitations
Citations of this article
13Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Perpajakan merupakan salah satu instrumen utama dalam pengelolaan keuangan negara, besaran pajak yang harus dibayarkan ditentukan berdasarkan Penghasilan Kena Pajak (PKP) hasil dari laba setelah koreksi fiskal. Terdapat banyak faktor yang mempengaruhi Penghasilan Kena Pajak salah satunya besaran koreksi fiskal atas Penyisihan Penghapusan Aktiva Produktif (PPAP) dari dampak perubahan regulasi dari 219/PMK.011/2012 menjadi PMK 74 Tahun 2024, tingkat Kualitas Piutang dan Perencanaan Pajak. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui secara empiris pengaruh PPAP, Kualitas Piutang, dan Perencanaan Pajak terhadap PKP pada studi kasus perusahaan Bank Perekonomian Rakyat di wilayah Bali Nusra yang terdaftar di OJK tahun 2023-2024. Penelitian ini terdiri dari 36 perusahaan sehingga sampel penelitian sebanyak 76 sampel. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda. Hasil dari penelitian ini menunjukkan faktor PPAP dan Perencanaan Pajak berpengaruh positif terhadap PKP serta Kualitas Piutang tidak berpengaruh terhadap PKP. Namun, secara simultan PPAP, Kualitas Piutang dan Perencanaan Pajak berpengaruh signifikan terhadap PKP.

Cite

CITATION STYLE

APA

Kadek Adi Sumartha, I., & Ruslim, H. (2025). Pengaruh Penyisihan Penghapusan Aktiva Produktif, Kualitas Piutang, Perencanaan Pajak Terhadap Penghasilan Kena Pajak Pada BPR Di Wilayah Bali dan Nusra. Journal of Accounting and Finance Management, 6(3), 1171–1181. https://doi.org/10.38035/jafm.v6i3.2223

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free