Abstract
Various disasters that occur in Indonesia are caused by several factors that can trigger casualties, environmental damage, property losses, and even adverse psychological impacts. The presence of such disasters causes pressure on disaster victims both from external and internal factors that can raise doubts or difficult situations that can threaten one's religious practice. This paper aims to show the role of religious communities towards disaster victims in Indonesia in order to increase the religious resilience of people affected by disasters. From the results of the research that has been done, it can be concluded that disaster victims in Indonesia will be able to go through the difficulties and pressures caused by disasters if they stick to religious practices and teachings socialized by religious communities. Religion teaches many important things concerning social benefit. Individuals and communities who feel pressure and sadness when faced with trials must hold fast to religious values in order to survive and find a way out of the complexity of the problem at hand.Berbagai bencana yang terjadi di Indonesia disebabkan oleh beberapa faktor yang dapat memicu timbulnya korban jiwa, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda, bahkan dampak psikologis yang merugikan. Adanya bencana tersebut menimbulkan tekanan pada korban bencana baik dari faktor eksternal maupun internal yang dapat memunculkan keraguan atau situasi sulit yang dapat mengancam keberagamaan seseorang. Tulisan ini bertujuan untuk menunjukkan peran komunitas agama terhadap korban bencana di Indonesia dalam rangka meningkatkan ketahanan beragama masyarakat yang terdampak bencana. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa korban bencana di Indonesia akan mampu melewati kesulitan dan tekanan yang disebabkan oleh bencana jika mereka tetap berpegang teguh pada praktik dan ajaran agama yang disosialisasikan oleh komunitas agama. Agama mengajarkan banyak hal penting yang berkaitan dengan kemaslahatan sosial. Individu dan masyarakat yang merasakan tekanan dan kesedihan ketika dihadapkan pada cobaan harus berpegang teguh pada nilai-nilai agama agar dapat bertahan dan menemukan jalan keluar dari kerumitan masalah yang dihadapi.
Cite
CITATION STYLE
Nikmah, D. D., & Abdullah Muslich Rizal Maulana. (2024). Disasters and Religious Resilience in Indonesia: A Review. Jurnal Studi Agama, 8(1), 21–35. https://doi.org/10.19109/jsa.v8i1.21900
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.