Abstract
Bendungan ASI merupakan masalah umum yang dialami oleh ibu pada masa nifas, ditandai dengan payudara yang bengkak, keras, dan nyeri akibat penumpukan ASI yang berlebihan. Jika tidak ditangani dengan baik, kondisi ini dapat menyebabkan kesulitan menyusui bahkan mastits. Berdasarkan studi kasus di PMB Lely Indriany, Kompres hangat payudara dipilih sebagai pendekatan Evidence Based Practice untuk mengatasi bendungan ASI pada ibu nifas. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan asuhan kebidanan berkelanjutan (Continuity of Care) dari kehamilan trimester III hingga keluarga berencana (KB), dan menerapkan kompres hangat payudara untuk mengatasi bendungan asi pada ibu nifas. Metode pada kegiatan ini dilakukan dengan menerapkan kompres hangat selama tiga hari berturut – turut dari nifas hari ke 3 sampai hari ke 5, melalui observasi langsung, wawancara, dan pencatatan hasil intervensi sebagai metode pengumpulan data. Hasil intervensi menunjukkan adanya penurunan nyeri bertahap dari skor 7 menjadi 1, pembengkakan bendungan ASI berkurang hingga tidak ada bendungan ASI lagi, dan frekuensi menyusui meningkat dari 3 kali/hari menjadi 8 kali/hari setelah pemberian kompres hangat selama tiga hari. Kesimpulannya, kompres hangat terbukti efektif sebagai intervensi untuk mengatasi bendungan ASI .
Cite
CITATION STYLE
Saragih, L. I., & Zulfa, S. Z. (2025). Asuhan Berkesinambungan Pada Ny. T dengan Kompres Hangat Payudara untuk Mengatasi Bendungan ASI Pada Masa Nifas Di PMB Lely Indriany. Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa, 2(3), 718–724. https://doi.org/10.59837/jpnmb.v2i3.580
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.