Penerapan Sistem Pertanian Organik di Kelompok Tani Tani Makmur 3 Desa Sokawera Kecamatan Padamara

  • R. Ahadiyat Y
  • Fauzi A
  • Herliana O
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
25Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Permasalahan adanya degradasi lahan akibat aplikasi pupuk dan pestisida sitentik menyebabkan kebutuhan masyarakat terhadap pangan sehat seperti beras semakin meningkat. Untuk merespon tren tersebut diperlukan proses konversi dari sistem pertanian konvensional menjadi organik. Proses konversi ini diawali dari peningkatan pemahaman petani terhadap sistem pertanian organik serta membangun pola pikir yang berorientasi pada pelayanan lingkungan. Kegiatan ini bertujuan untuk mendampingi kelompok tani Tani Makmur 3 Desa Sokawera dalam proses konversi menuju sistem pertanian padi organik. Metode kegiatan meliputi tahapan penyuluhan dasar pertanian organik dan demplot padi organik. Demplot yang dilakukan dengan aplikasi pupuk organik urin kelinci sebagai pupuk dan pestisida nabati. Hasil kegiatan menunjukan adanya peningkatan pemahaman petani dalam sistem pertanian organik dan produksi padi yang cukup tinggi yaitu 5,6 t/ha di musim tanam pertama dengan sistem organik.

Cite

CITATION STYLE

APA

R. Ahadiyat, Y., Fauzi, A., Herliana, O., & Widiyawati, I. (2022). Penerapan Sistem Pertanian Organik di Kelompok Tani Tani Makmur 3 Desa Sokawera Kecamatan Padamara. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 2(6), 809–813. https://doi.org/10.52436/1.jpmi.879

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free