Analisis Faktor yang Mempengaruhi Kejadian Stunting pada Balita

  • Purnamasari I
  • Widiyati F
  • Sahli M
N/ACitations
Citations of this article
128Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Prevalensi kejadian stunting di Kabupaten Wonosobo masih sangat tinggi dan menempati urutan pertama prevalensi di Jawa Tengah sebesar 28,1%.  Kondisi ini mebutuhkan analisis faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini merupakan penelitian analitik prediktif kasus control dengan jumlah sampel sebanyak 120 terbagi dalam 60 responden kasus dan 60 responden kontrol. Analisis dilakukan secara univariate, bivariate dengan chi-square test dan analisis multivariat dengan uji regresi logistik. Hasil analisis multivariat menunjukkan faktor risiko yang berpengaruh terhadap kejadian stunting pada balita adalah Berat Badan Lahir (p:0,003; OR:1,002;95%CI: 1,001 – 1,003), tingkat pendidikan ibu (p:0,039; OR:1,726;95%CI: 1,028 – 2,898) dan jarak dengan fasilitas pelayanan Kesehatan (p:0,005; OR:1,000;95%CI: 1,000 – 1,000). Faktor risiko yang terbukti tidak mempengaruhi kejadian stunting adalah pendapatan keluarga, tinggi badan ibu dan frekuensi ANC. Berdasarkan penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa faktor dominan yang berpengaruh terhadap stunting pada balita adalah berat badan lahir, tingkat Pendidikan ibu dan jarak dengan fasilitas pelayanan Kesehatan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Purnamasari, I., Widiyati, F., & Sahli, M. (2022). Analisis Faktor yang Mempengaruhi Kejadian Stunting pada Balita. Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ, 9(1), 48–56. https://doi.org/10.32699/ppkm.v9i1.2342

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free