Efektivitas Interior Rumah Susun 18 m2 dengan Konsep Modular

  • Ismiranti A
N/ACitations
Citations of this article
41Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Indonesia adalah negara yang menduduki peringkat kepadatan penduduk keempat dunia yang memiliki masalah ketidakmerataan penyebaran penduduk, ketimpangan tingkat ekonomi penduduk, serta lemahnya penataan kota. Hal tersebut membuat kota besar di Indonesia banyak diselimuti dengan area kumuh yang telah mengganggu tata kota, citra estetis kota, kesehatan masyarakat, serta menimbulkan permasalahan lingkungan dan sosial. Pembangunan secara vertikal berupa rumah susun bagi masyarakat menengah ke bawah adalah salah satu solusi efektif dalam mengatasi masalah area kumuh dan kepadatan penduduk, namun perlu diiringi desain yang layak huni. Penelitian ini mengkaji tentang studi kasus desain interior rumah susun dengan ukuran 18 m2 di Kota Bandung pada tahun 2022, dengan masyarakat sasar penduduk Kota Bandung, khususnya penduduk yang tinggal di area kumuh. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif studi kasus dengan tujuan untuk memberikan solusi desain interior rumah susun yang layak huni, fungsional, dan efektif terhadap ruang yang terbatas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konsep desain perabot movable, foldable, dan modular dapat menghasilkan interior rumah susun yang ergonomis dan fungsional dengan mempertimbangkan efektivitas ruang. Realisasi konsep desain tersebut berpotensi mendukung Indonesia untuk memiliki tata kota yang layak huni, efektif, dan estetis jika diiringi dengan dukungan dari pemerintah kota terkait.

Cite

CITATION STYLE

APA

Ismiranti, A. S. (2023). Efektivitas Interior Rumah Susun 18 m2 dengan Konsep Modular. Waca Cipta Ruang, 9(2), 87–91. https://doi.org/10.34010/wcr.v9i2.9683

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free