Abstract
Terdapat ikatan istimewa yang terbangun antara anak perempuan dengan ibu. Ibu dan anak diharapkan membangun komunikasi interpersonal yang efektif dan suportif, terlebih lagi pada hubungan ibu dan anak korban pelecehan seksual seperti IM, korban pemerkosaan di Aceh Besar, 2016 silam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanakahketerbukaan diri antara korban pelecehan seksual dengan ibunya. Fokus dalam penelitian adalah pada kasus penyerangan seksual berat dan keterbukaan diri korban pelecehan seksual terhadap ibunya. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan Teori Jendela Johari. Hasil penelitian menunjukkan bahwaIM menutup diri dari ibunya dikarenakan beberapa faktor yaitu prasangka negatif, stigma sosial negatif terhadap kasus pelecehan seksual, ketidak percayaan dan lebih nyaman dengan teman. Hasil analisa keterbukaan diri IM dalam teori Jendela Johari menunjukkan bahwa dirinya adalah pribadi dengan jendela bertipe “The Secret Persona”. Hal ini menunjukkan bahwa IM yang merupakan korban pelecehan seksual memiliki komunikasi interpersonal yang tidak ideal dikarenakan jendela Hidden yang besar.
Cite
CITATION STYLE
Yanuar, D., & Pratiwi, C. S. (2019). The Secret Persona Korban Pelecehan Seksual (Komunikasi Interpersonal Antara Ibu dan Anak Korban Pelecehan Seksual di Kuta Baro, Aceh Besar). Warta ISKI, 2(02), 140–149. https://doi.org/10.25008/wartaiski.v2i02.41
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.