Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk; (i) Mengetahui konsentrasi MOL bonggol pisang yang tepat terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman Buncis di musim hujan; (ii) Mengetahui Frekuensi MOL bonggol pisang yang tepat untuk pertumbuhan dan hasil Buncis pada musim hujan. Penelitian ini akan dilaksanakan dalam waktu 3 bulan terhitung dari bulan april –juni 2020, di km 09, Kecematan Kota, Kabupaten Timor Tengah Utara menggunakan metode eksperimen dilapangan dengan rancangan acak kelompok (RAK) pola faktorial. Faktor 1 Konsentarsi MOL bonggol pisang (K) yang terdiri dari 3 aras: Kontrol (K0), 1 liter : 4 liter air (K1), 1 liter : 5 liter air, (K2). Faktor ke 2 adalah frekunsi penyiraman (F), yang terdiri dari 3 aras: 1 minggu sekali (F1), 2 minggu sekali (F2), 3 minggu sekali (F3). Kedua faktor tersebut dikombinasakan sehingga diperoleh 9 kombinasi perlakuan dengan 3 ulangan maka diperoleh 27 perlakuan. Dengan kombinasi sebagai berikut: K0F1, K0F2, D0F3, K1F1, K1F2, K1F3, K2F1, K2F2, K2F3. Hasil penelitian menunjukan bahwa konsentrasi MOL bonggol pisang yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil tanaman buncis di musim hujan adalah konsentrasi 1:5L dan frekuensi MOL bonggol pisang yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil tanaman buncis di musim hujan adalah frekuensi 2 minggu dan 3 minggu.
Cite
CITATION STYLE
Bere, A. D. (2022). Pengaruh Konsentrasi dan Frekuensi MOL Bonggol Pisang terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Buncis (Phaseolus vulgaris, L.) di Musim Hujan. Savana Cendana, 7(03), 41–44. https://doi.org/10.32938/sc.v7i02.1071
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.