Abstract
Pendidikan agama islam seyogyanya tidaklah hanya sebagai proses transmisi materi, tetapi jauh dari itu, menyatu dalam kepribadian dan menjadi panduan dalam aktivitas hidup sehari-hari. Fazlur Rahman adalah salah satu ulama muslim yang menorehkan pemikirannya pada modernitas Pendidikan islam. ide pemikirannya meliputi dasar Pendidikan islam yaitu Al-Qur’an dan Sunnah, tujuan pendidikan islam membentuk manusia yang utuh secara moral dan intelektual, sistem Pendidikan mengintegrasikan ilmu umum dan agama. Kurikulum Pendidikan dengan sebuah gerakan ganda a double movement dan penguasaan bahasa. Metode penulisan adalah analisis desktiptif dengan pendekatan kepustakan (library research). Menganalisis data data yang terkumpulkan melalui buku ataupun jurnal ilmiah, kemudian mendeskripsikannya. Hasil penelitianya adalah pemikiran Fazlur Rahman memiliki relevansi dengan Sekolah Islam Terpadu (SIT) yang menggunakan metode pembelajaran intergritas. Relevansi peimikiran Fazlur Rahman dengan SIT yaitu sistem pendidikan yang modern dengan menggunkana idealisme Islam yang kuat, solusi dualisme sistem pendidikan dengan integrasi ilmu Islam dan ilmu umum, pendidikan berdasarkan Al- Qur’an dan Sunnah dan terbentuknyan pribadi yang kritis, kreatif, mampu menganalisa berbagai permasalahan serta solutif, dan utuh secara jasadiyah, aqliyah dan ruhiyah
Cite
CITATION STYLE
Wiga Ananda, & Thayyibi, M. I. (2024). TELAAH RELEVANSI PEMIKIRAN FAZLUL RAHMAN DAN SEKOLAH ISLAM TERPADU. An-Nahdlah: Jurnal Pendidikan Islam, 3(3), 193–204. https://doi.org/10.51806/an-nahdlah.v3i3.100
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.