Abstract
Masyarakat kelurahan Tebat Giri Indah banyak yang bekerja sebagai pedagang dan petani, namun jarang yang mengolah hasil produk pertaniannya sendiri. Para petani menjual langsung hasil pertaniannya kepada tengkulak atau pengepul yang cenderung tidak untung banyak. Atas permasalahan ini salah satu solusi yang dapat ditawarkan adalah melakukan pengenalan diversifikasi produk hasil pertanian, yaitu pada komoditas ubi kayu. Ubi kayu atau singkong akan menjadi produk yang bernilai tinggi apabila diolah menjadi produk turunan yang lebih baik dengan pengolahan sederhana, misalnya tepung singkong termodifikasi (mocaf) dan tela- tela. Tepung mocaf dapat dijual dengan harga yang lebih tinggi dari tepung singkong biasa karena memiliki karakter fisik yang lebih lembut sedangkan tela- tela dapat menjadi variasi produk dari pelaku UMKM makanan ringan. Tujuan dari pangabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan masyarakat terkait olahan diversifikasi produk ubi kayu dan terkait dengan pemasaran digital. Metode sosialisasi dilakukan beserta pelatihan langsung pembuatan tepung mocaf dan tela tela untuk para peserta pelaku UMKM Tebat Baru Ilir. Pelatihan ini diikuti oleh 20 peserta dari beberapa UMKM. Hasil pengabdian ini peserta mengalami peningkatan pengetahuan, wawasan, dak keterampilan sebesar 80% dari sebelum dilakukan pengabdian.
Cite
CITATION STYLE
Ichsan, O. A. N., Setiadi, D., & Syahri, R. (2024). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengenalan Produk Olahan Ubi Kayu dan Digital Marketing Pada Pelaku UMKM. Surya Abdimas, 8(3), 449–454. https://doi.org/10.37729/abdimas.v8i3.5020
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.