Abstract
Perkembangan startup di Indonesia memberikan peluang besar bagi ekonomi digital, namun tingginya tingkat kegagalan dalam lima tahun terakhir meningkatkan risiko finansial. Penelitian ini bertujuan menganalisis kesehatan keuangan tujuh perusahaan startup yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020–2023 menggunakan metode Altman Z-Score Modifikasi. Pendekatan deskriptif kuantitatif diterapkan menggunakan data sekunder berupa laporan keuangan. Empat rasio utama dianalisis: modal kerja terhadap total aset, laba ditahan terhadap total aset, EBIT terhadap total aset, dan nilai buku ekuitas terhadap total kewajiban. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT Elang Mahkota Teknologi Tbk, PT WIR Asia Tbk, PT Indointernet Tbk, dan PT Digital Mediatama Maxima Tbk berada dalam zona aman. Beberapa perusahaan mengalami gejala distress, seperti PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk pada tahun 2020 dan 2023 serta PT Solusi Sinergi Digital Tbk yang berada pada zona abu-abu selama tiga tahun. Sementara itu, PT Bukalapak.com Tbk menunjukkan perbaikan signifikan sejak 2021. Temuan menegaskan bahwa rasio ekuitas terhadap total kewajiban merupakan indikator paling dominan dalam menentukan Z-Score. Penelitian ini menyoroti pentingnya penguatan struktur modal dan peningkatan kinerja operasional untuk mencegah financial distress pada perusahaan startup
Cite
CITATION STYLE
Stefhani, Y., Zailindra, M. R., & Siregar, E. (2026). ANALISIS FINANCIAL DISTRESS DENGAN MENGGUNAKAN METODE ALTMAN Z-SCORE PADA PERUSAHAAN STARTUP YANG TERDAFTAR DI BEI PERIODE 2020 - 2023. Jurnal Manajemen, 11(2), 125–138. https://doi.org/10.54964/manajemen.v11i2.626
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.