Penguatan Kinerja Guru Melalui Pelatihan Sekolah

  • Ahmad Taufik
  • Imron Ali Rosyidi
  • Didik Supriyanto
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
14Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Profesionalisasi guru harus dimulai saat calon guru masih dalam tahap kerja eksperimen. Guru yang mengendalikan secara persis hal-hal yang diajarkan, ketika adanya mampu akan proses pengajaran tepat dan efektif merupakan guru profesional, serta guru dengan kepribadian yang kuat. Semua aktivitas dimotivasi, ada minat berdasarkan bentuk tingkah laku berupa stimulasi diri individu. Saat mengevaluasi kinerja seseorang, Anda membutuhkan sistem, standar, dan tujuan yang jelas. Peran kepala sekolah dalam mengawasi guru harusnya ada program pendukung yang berjalan di satuan pendidikan yang dipimpinnya. Ini digunakan untuk pendidikan, termasuk guru, komunitas, dan infrastruktur. Proses atau aktivitas manajemen manusia meliputi analisis pekerjaan, perencanaan karyawan, perekrutan, seleksi dan penempatan, kepemimpinan dan hubungan masyarakat, pembelajaran dan pengembangan, perencanaan karir, penilaian kinerja dan kompensasi.

Cite

CITATION STYLE

APA

Ahmad Taufik, Imron Ali Rosyidi, Didik Supriyanto, & Sigit Dwi Laksana. (2023). Penguatan Kinerja Guru Melalui Pelatihan Sekolah. Symfonia: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 3(2), 99–110. https://doi.org/10.53649/symfonia.v3i2.54

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free