Abstract
Osteoarthritis (OA) merupakan penyakit sendi degeneratif yang prevalensinya meningkat seiring dengan bertambahnya usia dan menyebabkan penurunan fungsional serta penurunan kualitas hidup pasien. Gejala klinis OA yaitu kekakuan sendi, nyeri sendi dan disfungsi sendi, namun masalah utama bagi sebagian besar pasien adalah rasa sakit atau nyeri pada sendi. Gejala tersebut akan menurunkan kulitas hidup pasien yang menderita osteoarthritis. Penyebab pasti dari OA tidak diketahui. Sejumlah penelitian yang ada saat ini, menyebutkan bahwa penyebab osteoarthritis adalah multifaktorial. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor resiko dari osteoarthritis. Metode yang digunakan adalah literature riview dengan mencari osteoarhtritis, risk factor, determinant di Google Scholar dan Pubmed. Pencarian literatur baik dari jurnal nasional maupun internasional kemudian merangkum topik pembahasan dan membandingkan hasil yang disajikan dalam artikel. Dari tinjauan yang telah dilakukan didapatkan faktor resiko osteoarthritis dibagi menjadi dua yaitu faktor sistemik dan faktor local. Faktor sistemik dari OA adalah usia, jenis kelamin, etnis, genetik, dan diet.Osteoarthritis sering ditemmui pada wanita di atas 50 tahun. Beberapa penelitian telah menganalisis hubungan osteoarthritis dengan beberapa gen. selain itu, etnis minoritas biasanya mengembangkan gejala yang lebih buruk. Diet seperti Vitamin D, glukosamin dan kondroitin sulfat juga dapat menjadi faktor resiko osteoarthritis. Faktor lokal dari OA adalah obesitas, trauma, dan okupasi juga telah diteliti sebagai faktor resiko osteoarthritis.
Cite
CITATION STYLE
Swastini, N. P., Ismunandar, H., Wintoko, R., Hadibrata, E., & Djausal, A. N. (2022). Faktor Resiko Osteoarthritis. Medical Profession Journal of Lampung, 12(1), 49–54. https://doi.org/10.53089/medula.v12i1.329
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.