PERPADUAN TRITIK DAN SULAM DALAM PERANCANGAN MOTIF TEKSTIL PAKAIAN MENGGUNAKAN PEWARNA INDIGOFERA

  • Puspita Sari F
  • Bina Affanti T
N/ACitations
Citations of this article
6Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Tritik merupakan salah satu jenis teknik tie dye. Pembuatannya dilakukan dengan menggunakan benang yang dijelujur pada kain sesuai dengan desain kemudian diikat untuk kemudian dicelupkan pada pewarna. Sulam merupakan salah satu teknik menghias kain secara dekoratif menggunakan benang. Fokus perancangan ini adalah memadukan dua teknik tersebut dalam sebuah karya. Burung cenderawasih dan anggrek hitam Papua dipilih sebagai sumber ide motif pada karya ini. Tujuan perancangan ini adalah mengembangkan variasi visual motif tritik yang kebanyakan hanya memiliki bentuk motif geometri dan biasanya hanya dipadukan dengan jumputan saja. Metode perancangan yang digunakan adalah metode penciptaan seni kriya oleh Gustami yang terdiri dari tiga tahap yaitu eksplorasi, perancangan dan perwujudan. Hasil karya dari perancangan ini berupa tekstil untuk bahan pakaian dengan motif burung cenderawasih dan anggrek hitam Papua menggunakan perpaduan teknik tritik dan sulam dengan pewarna indigofera

Cite

CITATION STYLE

APA

Puspita Sari, F. C., & Bina Affanti, T. (2021). PERPADUAN TRITIK DAN SULAM DALAM PERANCANGAN MOTIF TEKSTIL PAKAIAN MENGGUNAKAN PEWARNA INDIGOFERA. Dimensi : Jurnal Ilmiah Komunikasi Dan Seni Desain Grafis, 2(02), 103–117. https://doi.org/10.55757/dimensi.v2i02.44

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free