PENGARUH PENGGUNAAN BENTONIT TERAKTIVASI ASAM SEBAGAI KATALIS TERHADAP PENINGKATAN KANDUNGAN SENYAWA ISOPULEGOL PADA MINYAK SEREH WANGI KABUPATEN GAYO LUES – ACEH

  • Mahmudha S
  • Nugraha I
N/ACitations
Citations of this article
133Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Studi yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan bentonit teraktivasi asam sebagai katalis terhadap peningkatan kandungan senyawa isopulegol pada minyak sereh wangi Kabupaten Gayo Lues Aceh telah dipelajari. Aktivasi bentonit dilakukan dengan menggunakan larutan H2SO4 0,6 M, HCl 0,5 M dan HNO3 0,1 M. Hasil aktivasi dikarakterisasi menggunakan Fourier Transform Infrared (FT-IR) dan X-Ray Difraction (XRD). Reaksi minyak sereh wangi dengan bentonit alam dan bentonit teraktivasi asam dilakukan selama 30 menit pada suhu 30°C. Produk yang dihasilkan di analisis menggunakan Gas Chromatography-Mass Spectroscopy (GC-MS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan bentonit berperan sebagai katalis dalam peningkatan kandungan senyawa isopulegol yang merupakan isolat dari senyawa sitronellal. Sitronellal adalah salah satu senyawa monoterpena yang dapat mengalami reaksi siklisasi dengan katalis homogen dan heterogen. Kandungan isopulegol mengalami peningkatan dari 12,66% menjadi 14,05% pada bentonit alam; 30,11% pada bentonit teraktivasi H2SO4 0, 6M; 32,70% pada bentonit teraktivasi HCl 0,5 M dan 14,34% pada bentonit teraktivasi HNO3 0,1 M.

Cite

CITATION STYLE

APA

Mahmudha, S., & Nugraha, I. (2016). PENGARUH PENGGUNAAN BENTONIT TERAKTIVASI ASAM SEBAGAI KATALIS TERHADAP PENINGKATAN KANDUNGAN SENYAWA ISOPULEGOL PADA MINYAK SEREH WANGI KABUPATEN GAYO LUES – ACEH. Chimica et Natura Acta, 4(3), 123–129. https://doi.org/10.24198/cna.v4.n3.10921

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free