PENGARUH TERPAAN KAMPANYE #IMPERFECTBEAUTY TERHADAP SIKAP KHALAYAK PADA KONSEP KEPERCAYAAN DIRI

  • Zahirah Y
N/ACitations
Citations of this article
18Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Stigma standar kecantikan di tengah masyarakat mengatakan bahwa cantik itu yang berkulit putih ternyata tidak sesuai dengan masyarakat Indonesia yang mayoritas berkulit sawo matang. Media secara tidak langsung menciptakan konsep tubuh ideal yang dikonstruksikan menjadi sebuah realitas sosial oleh sebagian masyarakat dan menjadikan perempuan kurang puas dengan kondisi tubuh mereka dan berharap tampak seperti perempuan yang ditayangkan di media. Jika dirinya atau orang lain tidak sesuai dengan standar kecantikan akan mendapatkan perlakuan diskriminasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui   adakah pengaruh terpaan kampanye #ImPerfectBeauty terhadap sikap khalayak dalam konsep kepercayaan diri, dengan menggunakan metode penelitian kuantitatif eksplanatif. Data dikumpulkan dengan menggunakan instrument kuesioner berbentuk google form yang disebarkan kepada khalayak yang diterpa kampanye #ImPerfectBeauty melalui Instagram @elsheskin. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa hipotesis alternatif dapat diterima dengan nilai thitung (3.406) > ttabel (1966).  Artinya terpaan kampanye #ImPerfectBeauty memberikan pengaruh dalam pembentukan sikap khalayak pada konsep kepercayaan diri.

Cite

CITATION STYLE

APA

Zahirah, Y. (2023). PENGARUH TERPAAN KAMPANYE #IMPERFECTBEAUTY TERHADAP SIKAP KHALAYAK PADA KONSEP KEPERCAYAAN DIRI. The Commercium, 7(2), 127–132. https://doi.org/10.26740/tc.v7i2.56247

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free