HARAPAN (HOPE) WANITA DARI KELUARGA BROKEN HOME DALAM MENGAMBIL KEPUTUSAN MENIKAH DI KABUPATEN MINAHASA

  • Montolalu I
  • Tiwa T
  • Kapahang G
N/ACitations
Citations of this article
57Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

ABSTRAK Harapan merupakan sebuah kemampuan yang harus dimiliki individu dalam mencapai tujuan yang diinginkannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana Harapan (Hope) Wanita dari Keluarga Broken Home dalam Mengambil Keputusan Menikah di Desa Panasen Kecamatan Kakas Barat Kabupaten Minahasa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif studi kasus. Subjek dalam penelitian ini berjumlah dua orang, pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah wawancara semi terstruktur dan observasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa kedua subjek memiliki kemampuan harapan yang baik dalam mengambil keputusan menikah meskipun orang tua mereka bercerai. Subjek terbukti memiliki kemampuan harapan yang baik dibuktikan melalui Goal, Agency Thinking dan Pathway Thinking dengan 6 aspek, yaitu Harga Diri, Afeksi Positif, Persepsi Kontrol Perilaku, Pemecahan Masalah, Daya Saing, Optimis. Individu yang memiliki kemampuan harapan yang baik adalah individu yang mampu berusaha dalam mencapai tujuannya, salah satunya dalam mengambil keputusan menikah.Kata kunci : Harapan, Broken Home, Menikah.

Cite

CITATION STYLE

APA

Montolalu, I. S. C., Tiwa, T. M., & Kapahang, G. L. (2023). HARAPAN (HOPE) WANITA DARI KELUARGA BROKEN HOME DALAM MENGAMBIL KEPUTUSAN MENIKAH DI KABUPATEN MINAHASA. Jurnal Sosial Humaniora Sigli, 6(1), 98–104. https://doi.org/10.47647/jsh.v6i1.1442

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free