Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk membuat model komunikasi yang tepat antarorang tua, pendidik (guru), dan dengan lingkungan sekitar untuk anak-anakdisabilitas fisik/daksa dan disabilitas grahita yang bersekolah di YPACSurabaya agar mereka dapat mandiri. Metode yang digunakan adalah deskriptifkualitatif dengan sampel adalah orang tua, guru (pendidik), dan anak-anakdisabilitas fisik/daksa dan grahita.Teknik pengumpulan data menggunakanobservasi, wawancara, kuisioner dan dokumentasi. Teknik analisis datamenggunakan teori dari Harold D. Lasweel yaitu pembelajaran yangmengatakan bagaimana komunikasi terjadi dalam proses pembelajaran. Hasildata kuisioner yang diperoleh diolah menggunakan Statistical Package for theSocial Sciences (SPSS Versi 16.0), dan diperoleh kesimpulan bahwa bentukkemampuan komunikasi yang dapat dilakukan anak tuna grahita berupakomunikasi satu arah dari peneliti ke subjek, sementara komunikas anak tunafisik/daksa dapat dilakukan dengan cara komunikasi verbal dan non verbal.Sedangkan tuna grahita komunikasi yang dilakukan hanyalah non verbal
Cite
CITATION STYLE
Syakina, A. (2019). MODEL KOMUNIKASI ANAK DISABILITAS FISIK/DAKSA DAN GRAHITA DI YPAC SURABAYA. PROSIDING SEMINAR NASIONAL CENDEKIAWAN. https://doi.org/10.25105/semnas.v0i0.6113
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.