FENOMENA DOUBLE BURDEN PEREMPUAN PEMULUNG MUSLIM DALAM PENGELOLAAN EKONOMI KELUARGA

  • Suhertina S
  • Darni D
N/ACitations
Citations of this article
50Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fenomena double burden Wanita Pemulung Muslim dalam Mendukung Perekonomian Keluarga serta faktor pendukung dan penghambatnya. Jenis penelitian adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian 8 wanita pemulung muslim, serta suami dan anaknya. Data dikumpulkan melalui wawancara, dokumentasi dan observasi. Teknik analisa data menggunakan naratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wanita pemulung muslim di kota Pekanbaru sangat membantu dalam meringankam beban dan tanggungjawab suami. Para ibu memilih untuk bekerja sebagai pemulung yang hasilnya dapat membantu membiayai kontrakan rumah, sekolah anak,uang listrik, keperluan hidup sehari-hari. Ibu-ibu yang bekerja sebagai pemulung melakukan pekerjaan memulung mulai jam 06 pagi sampai jam 10.00 dan dilanjutkan setelah solat zuhur atau malam hari. Rata rata penghasilan yang didapat Rp 800.000 perbulannya. Adapun faktor pendukung yang membuat mereka menjadi pemulung dikarenakan barang yang dikumpulkan mudah diperoleh sedangkan faktor penghambat yaitu cuaca hujan, rasa curiga dari warga karena tuduhan sebagai pencuri dan usia

Cite

CITATION STYLE

APA

Suhertina, S., & Darni, D. (2019). FENOMENA DOUBLE BURDEN PEREMPUAN PEMULUNG MUSLIM DALAM PENGELOLAAN EKONOMI KELUARGA. Marwah: Jurnal Perempuan, Agama Dan Jender, 17(2), 183. https://doi.org/10.24014/marwah.v17i2.4842

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free