Abstract
Permasalahan mengenai lindi sampah merupakan salah satu dampak dari timbulan sampah. Timbulan sampah menghasilkan lindi yang dapat mencemari lingkungan. Salah satu cara untuk mengurangi dampak adanya lindi adalah dengan memanfaatkannya menjadi pupuk. Dalam pemanfaatannya menjadi pupuk organik, lindi difermentasikan menggunakan bakteri penambat N, yaitu Azospirillum. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pengenceran lindi dengan konsentrasi bakteri starter terhadap laju pertumbuhan tanaman pangan yang baik. Variabel yang digunakan adalah pengenceran lindi dan konsentrasi penambahan bakteri starter. Pengenceran yang digunakan yaitu 50x, 75x, 100x, dengan volume sampel sebanyak 10 ml. penelitian ini dilakukan dalam skala laboratorium dengan tanaman uji berupa Sorghum bicolor dan Zea mays. Proses fermentasi pada masing-masing reaktor uji dilakukan selama 14 hari. Analisis dilakukan pada jumlah koloni bakteri, BOD5, COD, amonium, nitrat, serta parameter fisik berupa pH dan suhu. Hasil dari penelitian berupa besarnya pertambahan batang dan daun tanaman uji. Pertambahan tinggi batang tanaman yang terbaik adalah penambahan dari pupuk D1 untuk tanaman Sorghum bicolor dan D2 untuk tanaman Zea mays. Kedua pupuk tersebut memberikan pengaruh yang signifikan terhadap pertumbuhan tanaman uji
Cite
CITATION STYLE
Safitri, N. D., & Hadi, W. (2017). Pengaruh Pengenceran Lindi dan Penambahan Bakteri Starter terhadap Pertumbuhan Tanaman Pangan. Jurnal Teknik ITS, 6(2). https://doi.org/10.12962/j23373539.v6i2.25064
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.