KOLONIALISME MENCENGKRAM TELLU LIMPOE: PERUBAHAN POLITIK DAN TATANAN BIROKRASI PEMERINTAHAN DI SINJAI, SULAWESI SELATAN, 1861-1942

  • Amri K
N/ACitations
Citations of this article
19Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini akan membahas tentang Perubahan politik di wilayah Ooster Districten pada masa kekuasaan kolonial. Metode yang digunakan dalam kajian ini adalah metode sejarah, yang menjelaskan persoalan penelitian berdasarkan perspektif sejarah. Prosedurnya meliputi empat tahapan, yaitu pencarian dan pengumpulan sumber (heuristik), kritik sumber (seleksi data), interpretasi (penafsiran), dan penyajian atau penulisan sejarah (historiografi). Hasil kajian ini menunjukkan bahwa kolonialisme telah merubah wajah Tellu Limpoe. Sistem kerajaan serta wilayahnya diubah menjadi lebih modern ala Belanda yang kemudian diikuti dengan hilangnya kedudukan kaum pribumi. Keadaan ini berlangsung hingga berakhirnya kekuasaan Belanda di Sinjai.

Cite

CITATION STYLE

APA

Amri, K. (2021). KOLONIALISME MENCENGKRAM TELLU LIMPOE: PERUBAHAN POLITIK DAN TATANAN BIROKRASI PEMERINTAHAN DI SINJAI, SULAWESI SELATAN, 1861-1942. JURNAL PENELITIAN SEJARAH DAN BUDAYA, 7(2), 143–163. https://doi.org/10.36424/jpsb.v7i2.240

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free