Abstract
Pengembangan kutu air pada saat ini tidak terlalu banyak dibudidayakan, pada hal kutu air sangat dimanfaatkan dan berperan penting untuk pakan alami larva ikan/udang dilingkungan sekitar budidaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas kombinasi kol, EM4 dan kulit pisang terhadap tingkat populasi kutu air (Daphnia sp), menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 taraf perlakuan dan 3 kali ulangan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari 2022 di Laboratorium Basah, Fakultas Perikanan Universitas Dharmawangsa. Parameter yang di amati antara lain : tingkat populasi kutu air (Daphnia sp) menunjukkan bahwa nilai perkembangan populasi terbanyak terdapat pada perlakuan yaitu kombinasi kol, EM4, dan kulit pisang dengan rata-rata sebesar 469,33, sedangkan nilai terendah pada perkembangan Daphnia sp terdapat pada perlakuan C yaitu menggunakan kulit pisang dan EM4 dengan rata-rata sebesar 110,67. Pada perlakuan A menggunakan air kolam sebagai kontrol rata-rata populasi Daphnia sp sebanyak 248 dan pada perlakuan B yaitu menggunakan kol dan EM4 rata-rata populasinya sebanyak 264. Padat tebar pada masing-masing perlakuan adalah 100 ind/2L air. Parameter kualitas air yang di uji selama melaksanakan penelitian adalah suhu dan pH.
Cite
CITATION STYLE
Hia, A. J., Siswoyo, B. H., & Syafitri, E. (2022). KOMBINASI KOL, EM4 DAN KULIT PISANG TERHADAP TINGKAT POPULASI KUTU AIR (Daphnia sp). Jurnal Aquaculture Indonesia, 1(2), 67–74. https://doi.org/10.46576/jai.v1i2.2004
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.