Abstract
Salah satu kebijakan pemerintahan Indonesia untuk mendukung daerah perbatasan yaitu penyediaan air baku di daerah perbatasan. Hal ini dilakukan oleh pemerintah guna mendukung program pengembangan dan pembangunan kawasan perbatasan Aruk – Sajingan Besar yang dimaksudkan untuk mempercepat pembangunan pada kawasan perbatasan yang selama ini dikenal sebagai kawasan tertinggal. Untuk mendukung pengembangan dan pembangunan kawasan perbatasan Aruk ini, berbagai upaya telah dilakukan oleh pemerintahan pusat serta pemerintahan provinsi Kalimantan Barat. Penelitian ini merupakan salah diantara upaya mendukung program pemerintah tersebut dengan mengkaji ketersediaan air baku di daerah perbatasan Aruk-Sajingan Besar. Berdasarkan hasil kajian hidrologi pada lokasi kajian bahwa debit andalan air baku mencapai 0,5 – 2 m3/detik dengan besar evapotranspirasi 3-4 mm/hari. Selain itu, penelitian ini juga memproyeksikan kebutuhan air sampai dengan 25 tahun kedepan, hasil tersebut dibandingkan dengan ketersediaan air baku sehingga dapat disimpulkan bahwa sampai dengan tahun 2045 masyarakat Desa Sebunga Kecamatan Sajingan Besar Kabupaten Sambas kebutuhan air dapat dipenuhi
Cite
CITATION STYLE
Wahyudi, R., Prayitno, W., & Yuggotomo, M. E. (2021). KAJIAN KETERSEDIAAN AIR BAKU WILAYAH PERBATASAN ARUK – SAJINGAN BESAR STUDI KASUS DESA SEBUNGA KECAMATAN SAJINGAN BESAR KABUPATEN SAMBAS. Jurnal Ilmiah Lingkungan Kebumian, 3(1), 12. https://doi.org/10.31315/jilk.v3i1.3536
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.