Abstract
Proses pelaksanaan Program Bakti Sosial Kemasyarakatan (PBSK) melibatkan antara penyedia jasa kesehatan bermitra dengan organisasi kemasyarakatan, instansi atau yang ingin bermitra dan bekerjasama. Kendala yang ditemui dalam pelaksanaan PBSK antara lain penyajiandan pengolahan manajamen data pasien yang belum adanya pemutahkhiran data mulai dari jumlah, urutan antrian dan kapan pasien ditangani, sehingga PBSK maupun pengelola dapat mempersiapkan peralatan, pendukung pelaksanaan dan tim yang bisa ditugaskan, ditambah transparansi, akuntabilitas serta informasi PBSK belum terlihat secara langsung di tempat pelaksanaan.Pemanfaatan Google Form sebagai pintu utama interaksi antara calon pasien dan mediator PBSK dapat menjembatani pengolahan dan pengelolaan pasien hingga pelaksanaannya. Pemutakhiran data diolah oleh admin pelaksana dengan mengirimkan ucapan aktivasi, disusul informasi berikutnya berupa urutan dan waktu yang ditentukan menjadi solusi efektif, dimana pasien dapat dengan tenang dan yakin urutan, waktu dan kepastian keikursertaan program PBSK. Berikutnya laporan detil tersaji dan terapdet di laman resmi PBSK sebagai transparansi dan pertanggungjawaban pelaksana.
Cite
CITATION STYLE
Saefurrohman, S., Mariana, N., & Khristianto, T. (2023). Integrasi Teknologi Untuk Memudahkan Partisipasi dan Transparansi Dalam Pelayanan Pasien Baksos Kemasyarakatan. IKRA-ITH ABDIMAS, 7(3), 265–272. https://doi.org/10.37817/ikra-ithabdimas.v7i3.3052
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.