Abstract
Pada dasarnya industri makanan khas yang tergolong dalam UMKM yang dapat memberikan pola mata pencarian masyarakat dengan membantu perekonomian daerah. Hal ini terdapat pola yang dibangun dalam suatu organisasinya, yang melalui modal sosial dapat memberikan hasil keterampilan, pengetahuan dan kemampuan komunikasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menggambarkan bentuk modal sosial yang ada di Paguyuban Sate Ayam Setono. Metode penelitian yang digunakannya dengan menggunakan metode kualitatif yang menggali data penelitian melalui wawancara secara langsung kepada pengurus paguyuban dan pedagang sate yang dijadikan informan penelitian. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa modal sosial yang terbentuk di Paguyuban Sate Ayam Setono dimulai dari keluarga, kerabat, tetangga dan teman mereka, dan tumbuh secara kebersamaan dengan kebiasaan lokal dan adat masyarakat desa. Peran modal sosial membentuk jaringan, rasa kepercayaan, norma sosial, dan solidaritas diantara seluruh elemen internal dari pedagang sate ayam Setono melalui modal sosial dapat memberikan bentuk gotong royong yang baik diantara mereka, proses transfer ilmu yang lebih efektif, dan komunikasi yang terjaga baik
Cite
CITATION STYLE
Syam, M. S. U. (2024). Peran Modal Sosial Dalam Sustainabilitas Usaha Sate Ayam Ponorogo. AL-MIKRAJ Jurnal Studi Islam Dan Humaniora (E-ISSN 2745-4584), 4(02), 218–227. https://doi.org/10.37680/almikraj.v4i02.4376
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.