WÈWÈKAS DAN IPAT-IPAT SUNAN GUNUNG JATI BESERTA KESESUAIANNYA DENGAN AL-QUR’AN

  • Arovah E
  • Lubis N
  • Dienaputra R
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
28Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Tidak ada yang menyangsikan peran Sunan Gunung Jati sebagai salah satu sosok penting dalam penyebaran Islam di Pulau Jawa khususnya. Pun, tidak ada yang menyangsikan kehebatannya dalam kancah politik tradisional, karena berhasil membawa Cirebon “merdeka” dari Kerajaan Sunda dan mendirikan Kerajaan Islam Cirebon. Dari sini Sunan Gunung Jati hadir sebagai raja dan sebagai wali, yang menguasai sebagian wilayah (yang sekarang) Jawa Barat sekaligus mengajak dan menyemangati sisi spiritual warganya dalam memeluk Islam. Salah satu wujud ajakan Sunan Gunung Jati tersebut tertuangkan dalam bentuk wèwèkas dan ipat-ipat (perintah dan larangan) atau nasehat yang berhubungan dengan persoalan agama, maupun persoalan sosial-kemanusiaan. Penelitian ini berusaha mengkaji bagian Pangkur naskah Cirebon yang berjudul Sejarah Peteng (Sejarah Rante Martabat Tembung Wali Tembung Carang Satus-Sejarah Ampel Rembesing Madu Pastika Padane) di mana didalamnya terdapat gambaran tentang wèwèkas dan ipat-ipat Sunan Gunung Jati serta mencari kesesuiannya dengan Al-Qur’an dan nilai-nilai kemanusiaan. Kata Kunci: wèwèkas, ipat-ipat, Sunan Gunung Jati, Al-Qur’an, Kemanusiaan

Cite

CITATION STYLE

APA

Arovah, E. N., Lubis, N. H., Dienaputra, R., & Nugrahanto, W. (2017). WÈWÈKAS DAN IPAT-IPAT SUNAN GUNUNG JATI BESERTA KESESUAIANNYA DENGAN AL-QUR’AN. Patanjala : Jurnal Penelitian Sejarah Dan Budaya, 9(3), 375. https://doi.org/10.30959/patanjala.v9i3.309

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free