Workshop Bantuan Hidup Dasar dan Penggunaan AED Petugas Pintu Masuk Pelabuhan dan Bandara

  • Asmarani
  • Nina Indriyani Nasruddin
  • Arimaswati
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
7Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pelabuhan dan bandara merupakan lokasi strategis dengan intensitas lalu lintas manusia yang tinggi, sehingga membutuhkan petugas yang terlatih dalam Bantuan Hidup Dasar (BHD) dan penggunaan Automated External Defibrillator (AED) untuk menangani keadaan darurat medis. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petugas pintu masuk pelabuhan dan bandara dalam memberikan pertolongan pertama yang cepat dan tepat. Metode pengabdian dilakukan dalam bentuk workshop di Gedung Wilker Bandara, Konawe Selatan, yang melibatkan teori, praktik langsung, simulasi, serta evaluasi melalui pretest dan posttest. Peserta merupakan petugas dari Balai Karantina Kesehatan Kelas 1 Kendari. Hasil pengabdian menunjukkan terdapat peningkatan signifikan dalam skor pengetahuan dan keterampilan peserta. Pada pengetahuan, skor 80 meningkat dari 0% (pretest) menjadi 33,3% (posttest). Pada keterampilan, skor 80 meningkat dari 0% (pretest) menjadi 40% (posttest). Kesimpulan pengabdian adalah efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta terkait BHD dan penggunaan AED, sehingga dapat meningkatkan kesiapan mereka dalam menghadapi situasi darurat medis.

Cite

CITATION STYLE

APA

Asmarani, Nina Indriyani Nasruddin, Arimaswati, Satrio Wicaksono, & Sri Susanty. (2025). Workshop Bantuan Hidup Dasar dan Penggunaan AED Petugas Pintu Masuk Pelabuhan dan Bandara. Jurnal Pengabdian Meambo, 4(1), 44–49. https://doi.org/10.56742/jpm.v4i1.109

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free