MEREDUKSI PRASANGKA ETNIK SISWA DENGAN TEKNIK RESTRUCTURING COGNITIVE SUATU KERANGKA KONSEPTUAL

  • Hasrul H
  • Ahmad H
N/ACitations
Citations of this article
30Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Abstrak. Bangsa Indonesia disebut sebagai salah satu negara yang memiliki ragam budaya. Keragaman tersebut merupakan wujud dari bangsa multikultur  yang terlihat dari perbedaan bahasa, suku, etnis, dan keyakinan agama serta kebiasaan-kebiasaan kultural lainnya. Perbedaan budaya dalam kategori latar belakang suku dan etnis, sering kali memunculkan prasangka yang membuat seseorang dinilai terlebih dahulu sebelum dia dikenal lebih mendalam. Jika prasangka dan stereotipe negatif dibiarkan terus-menerus dan meluas, maka konflik  berskala besar tidak dapat hindari karena individu telah memiliki benih-benih permusuhan sejak usia sekolah. Artikel ini bertujuan untuk menawarkan kerangka konseptual terhadap konselor mengenai upaya untuk mereduksi prasangka etnik siswa melalui teknik cognitive restructuring. Cognitive restructuring adalah salah satu teknik konseling dalam pendekatan cognitive therapy yang bertumpu pada  restrukturisasi  atau pembenahan  kognitif  yang menyimpang.

Cite

CITATION STYLE

APA

Hasrul, H., & Ahmad, H. (2021). MEREDUKSI PRASANGKA ETNIK SISWA DENGAN TEKNIK RESTRUCTURING COGNITIVE SUATU KERANGKA KONSEPTUAL. Realita : Jurnal Bimbingan Dan Konseling, 6(1). https://doi.org/10.33394/realita.v6i1.3875

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free