PENDIDIKAN MULTIKULTURAL DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH LOKAL

  • Supardi S
N/ACitations
Citations of this article
152Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pendidikan multikultural merupakan konsep pendidikan yang  mengakui perbeda-an/keberagaman dalam suatu bingkai kebersamaan dan kesederajatan. Konsep pendidikan multikultural relevan dalam konsep negara yang mempunyai keanekaragaman budaya seperti Indonesia. Pendidikan merupakan salah satu media efektif untuk mengembangkan kesadaran multikulturalis. Pendidikan sejarah, merupakan salah satu konsep pendidikan yang bertujuan untuk membangun sikap demokrasi dan nasionalisme dan kesadaran multikultural. Salah satu unit sejarah yang mengkaji heterogenitas bangsa Indonesia adalah sejarah lokal. Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui 1) peranan pendidikan sejarah lokal dalam mengembangkan kesadaran multikultural; dan 2) konsep pengajaran sejarah lokal yang efektif untuk mengembangkan kesadaran multikultural. Kajian sejarah lokal mampu memberikan kesadaran sejarah keberagaman masyarakat padaa siswa. Melalui kajian perbedaan masa lalu setiap masyarakat,  kesadaran multikultural dapat terbentuk. Pengajaran sejarah lokal dapat dilakukan melalui tiga model: 1) mempelajari tentang pengalaman masa lalu; 2) studi kasus berbagai perbedaan; 3) pengembangan strategi pembelajaran; 4) pengembangan kurikulum; dan 5)menyisipkan pengajaran sejarah lokal dalam materi yang berhubungan dengan sejarah nasional.Kata kunci: sejarah lokal, pendidikan

Cite

CITATION STYLE

APA

Supardi, S. (2014). PENDIDIKAN MULTIKULTURAL DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH LOKAL. Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi Dan Aplikasi, 2(1). https://doi.org/10.21831/jppfa.v2i1.2621

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free