Manajemen Rantai Pasok pada Komoditi Cabai Merah (Capsicum annum L.) di Desa Galung Lombok, Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polewali Mandar

  • Ahmad A
  • Muhammad Arhim
  • Achmad Nur Syawal Alwi
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
40Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pemasaran memainkan peran penting dalam memaksimalkan pendapatan, sehingga distribusi yang efisien menjadi kebutuhan bagi komoditas cabai merah di Desa Galung Lombok. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis aliran produk, informasi, dan uang dalam rantai pasok cabai merah; (2) menghitung margin pemasaran; serta (3) mengukur efisiensi pemasaran. Penelitian dilaksanakan pada Oktober hingga Desember 2022 menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian mengidentifikasi tiga saluran utama dalam rantai pasok: Saluran I (petani langsung ke konsumen), Saluran II (petani ke pengecer), dan Saluran III (pengepul ke pengecer dan konsumen). Aliran informasi bergerak lancar dari produsen ke konsumen dan sebaliknya, sementara aliran uang dihitung berdasarkan biaya yang dikeluarkan pembeli hingga diterima oleh petani. Margin pemasaran pada Saluran I sebesar Rp 0/kg karena cabai dijual langsung dari produsen ke konsumen tanpa perantara, sehingga tidak ada biaya tambahan. Saluran II memiliki margin Rp 9.481/kg yang sepenuhnya diperoleh pengecer untuk menutupi biaya operasional seperti transportasi, penyimpanan, dan kerugian akibat kerusakan cabai. Pada Saluran III, margin total mencapai Rp 9.481/kg, terdiri dari Rp 4.481/kg untuk pedagang pengumpul dan Rp 5.000/kg untuk pengecer, mencerminkan tambahan biaya dan keuntungan akibat rantai distribusi yang lebih panjang. Tingkat efisiensi pemasaran pada Saluran I, II, dan III masing-masing adalah 4,3%, 6,3%, dan 7,2%.

Cite

CITATION STYLE

APA

Ahmad, A., Muhammad Arhim, Achmad Nur Syawal Alwi, Trinoviyani, T., Hasniar, H., Isdaryanti, I., & Farizah Dhaifina Amran. (2024). Manajemen Rantai Pasok pada Komoditi Cabai Merah (Capsicum annum L.) di Desa Galung Lombok, Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polewali Mandar. Wanatani, 4(2), 91–104. https://doi.org/10.51574/jip.v4i2.304

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free